NarasiPublik – Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, mengingatkan jajarannya agar tidak lagi berorientasi pada proses semata, melainkan pada hasil kerja yang membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari seberapa banyak kegiatan dilakukan, melainkan seberapa besar manfaat yang dihasilkan. “Birokrasi kita harus keluar dari zona nyaman. Fokus pada hasil, bukan hanya target administratif,” tegasnya kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng. Senin, (20/10/2025).
Rakhmat menjelaskan bahwa berbagai program Kanwil—mulai dari penyuluhan hukum, fasilitasi harmonisasi regulasi, hingga penguatan kesadaran hukum di masyarakat—harus diarahkan pada perubahan perilaku sosial dan peningkatan kesejahteraan warga.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan Kanwil Kemenkum Sulteng harus berkontribusi nyata dalam mempercepat implementasi Asta Cita Presiden, yang menekankan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak kepada rakyat.
“Setiap langkah kerja kita harus relevan dengan kebutuhan publik. Jangan hanya menargetkan output, tapi juga outcome yang dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.
Rakhmat menutup arahannya dengan ajakan penuh semangat. “Selama masyarakat merasakan manfaat kehadiran kita, di situlah kinerja kita benar-benar bernilai. Mari kita jadikan setiap pekerjaan sebagai ladang pengabdian yang membawa berkah,” pungkas Rakhmat Renaldy.
