NarasiPublik - Dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke-54 Tahun 2025, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menggelar upacara resmi di Lapangan Upacara Jalan Dewi Sartika No. 23 Palu. Upacara dipimpin oleh Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, yang membacakan sambutan lengkap Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional.
Dalam momen tersebut, Korpri menegaskan Delapan Tekad Kesiapsiagaan Korpri sebagai pedoman utama bagi 5,5 juta ASN di seluruh Indonesia. Rakhmat Renaldy mengajak seluruh pegawai Kemenkum Sulteng untuk menjadikan delapan tekad ini sebagai landasan moral dan operasional dalam menjalankan tugas.
Delapan tekad tersebut meliputi: memperkuat persatuan korps; menegakkan netralitas dan integritas; meningkatkan profesionalisme; menanamkan nilai kejujuran dan disiplin; meningkatkan empati sosial dan kesiapsiagaan bencana; mendukung peningkatan pendapatan negara dan pertumbuhan ekonomi hingga 8%; mengawal reformasi birokrasi; serta menjaga nama baik Korpri dan ASN.
“Delapan tekad ini bukan slogan. Ini adalah kompas bagi ASN untuk menuntun arah pembangunan bangsa,” tegas Rakhmat.
Ia menambahkan bahwa ASN Kemenkum Sulteng harus menjadi teladan dalam integritas dan pelayanan publik. Upacara ini juga menegaskan peran strategis ASN yang mengelola APBN dan APBD untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan efisien.
Dalam sambutan nasional yang dibacakan, Ketua Umum Korpri menekankan bahwa Korpri harus menjadi kekuatan moral dan birokrasi yang menuntun Indonesia menuju masa depan yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.
Rakhmat menegaskan bahwa Kemenkum Sulteng mendukung penuh pelaksanaan delapan tekad tersebut dengan memperkuat disiplin kerja, meningkatkan kemampuan pegawai, dan memperluas inovasi layanan berbasis teknologi.
Peringatan HUT Korpri ke-54 ini menjadi refleksi bagi seluruh ASN untuk kembali pada jati diri pelayanan publik dan memperkokoh peran Korpri sebagai penjaga nilai-nilai pengabdian, persatuan, dan kemanusiaan.
