NarasiPublik – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi, pimpin pelepasan purna tugas Abdi Armansyah dengan suasana khidmat dan kekeluargaan, Jum’at (27/2). Kakanwil sampaikan momen purna tugas bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bentuk penghormatan atas pengabdian panjang dan keteladanan yang telah diberikan.
“Kita berkumpul hari ini bukan hanya untuk melepas seorang pegawai yang memasuki masa purna tugas, tetapi untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada sosok pengabdi sejati,” ujarnya.
Selama puluhan tahun mengabdi di Pemasyarakatan, Abdi Armansyah dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, jujur, dan konsisten dalam menjalankan tugas. Integritasnya tercermin dari rekam jejak kedinasan yang bersih tanpa pernah tersentuh hukuman disiplin hingga akhir masa tugas.
“Tidak semua orang mampu menjaga konsistensi integritas hingga akhir pengabdian. Beliau membuktikan komitmen terhadap aturan, tanggung jawab, dan marwah institusi,” lanjut Kakanwil.
Selain dikenal disiplin dan berintegritas, Abdi Armansyah juga dinilai sebagai sosok yang setia mengabdi di Kanwil tanpa berpindah tugas ke tempat lain. Loyalitas tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi.
Dalam kesempatan yang sama, Abdi Armansyah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan selama masa pengabdiannya.
“Saya bersyukur dapat menyelesaikan masa tugas dengan baik. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kekeluargaan yang saya rasakan selama ini. Jika selama bertugas terdapat kekhilafan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya penuh haru.
Ia juga berharap silaturahmi tetap terjaga meskipun dirinya telah memasuki masa purna bakti. “Secara kedinasan mungkin saya telah selesai, tetapi secara kekeluargaan kita tetap satu,” tambahnya.
Suasana haru dan hangat warnai kegiatan, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah menjadi bagian dari sejarah Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.

