Narasipublik – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan panen sawi dalam program ketahanan pangan di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) pada Rabu (18/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan panen sawi tersebut berlangsung di Sarana Asimilasi Edukasi Rutan Kelas IIB Rantau dengan melibatkan langsung Kepala Rutan Kelas IIB Rantau beserta jajaran staf. Program ini menjadi salah satu sarana pembinaan produktif yang memberikan keterampilan bercocok tanam kepada warga binaan, sehingga dapat menjadi bekal positif setelah menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan panen sawi berjalan dengan lancar dan menghasilkan panen sebanyak 3 kilogram. Hasil tersebut merupakan wujud dari proses pembinaan berkelanjutan yang dilakukan di SAE, sekaligus menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan terbatas dapat memberikan hasil yang produktif dan bernilai guna.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam membina warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat. “Melalui program ketahanan pangan ini, kami ingin memberikan bekal nyata kepada warga binaan agar mereka memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Pembimbingan Kemandirian, Angga Suma Wijaya, menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif bagi pembinaan warga binaan. “Program SAE ini tidak hanya melatih keterampilan bercocok tanam, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.
