Narasipublik – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura terus menunjukkan kreativitas melalui pembinaan kemandirian dengan menghasilkan kain Sasirangan Prada, yakni sasirangan dengan sentuhan warna emas atau perak yang memberikan nilai estetika tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala di Bengkel Kerja Lapas, termasuk pada Selasa (28/04), dan dipantau langsung oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Anipahdiati, bersama jajaran petugas.
Dalam proses pembuatannya, Warga Binaan terlebih dahulu menyiapkan kain sasirangan yang telah melalui tahap pewarnaan dasar. Selanjutnya, dilakukan penggambaran motif prada pada pola kain menggunakan warna emas atau perak, kemudian didiamkan hingga warna menyatu dengan sempurna. Tahap akhir berupa proses finishing dengan membersihkan sisa bahan serta pengemasan, sehingga produk siap dipasarkan melalui galeri maupun kegiatan promosi lainnya.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian. “Melalui pelatihan ini, Warga Binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga didorong untuk menghasilkan produk bernilai jual tinggi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa inovasi sasirangan prada juga menjadi bentuk pelestarian budaya daerah yang diharapkan mampu menjadi bekal bagi Warga Binaan dalam mendukung proses reintegrasi sosial.
- LPP Martapura
