NarasiPublik - Suasana khidmat terasa di lingkungan Pondok Pesantren At Taubah (06/04), Lapas Kelas IIb Amuntai, saat kegiatan rutin pengajian kembali digelar pada Senin pagi. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, dengan tujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan ibadah.
Dalam pengajian kali ini, materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya sholat berjamaah dalam kehidupan sehari-hari. Pemateri menekankan bahwa sholat berjamaah bukan hanya meningkatkan pahala, tetapi juga membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta rasa persaudaraan di antara sesama umat Muslim.
Para warga binaan terlihat antusias mengikuti jalannya pengajian. Mereka menyimak dengan serius setiap penjelasan yang diberikan, bahkan beberapa di antaranya turut aktif mengajukan pertanyaan terkait praktik dan keutamaan sholat berjamaah.
Petugas pembinaan menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual di Lapas Kelas IIb Amuntai. “Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pondok Pesantren At Taubah sendiri menjadi wadah pembinaan keagamaan yang konsisten menghadirkan berbagai kegiatan positif, mulai dari pengajian, pembelajaran Al-Qur’an, hingga praktik ibadah harian.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara rutin, diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat terus tertanam dalam diri warga binaan, menjadikan mereka pribadi yang lebih baik dan siap menjalani kehidupan baru setelah masa pembinaan berakhir di Amuntai.
