NarasiPublik — Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Pondok Pesantren At Taubah yang berada di lingkungan Lapas Amuntai pada Ahad (03/05), dalam kegiatan rutin mingguan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual yang konsisten dilaksanakan, menghadirkan nuansa religius bagi para santri binaan.
Sejak pagi, para peserta telah berkumpul dengan penuh antusias mengikuti rangkaian acara. Pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dipimpin oleh para ustaz, dengan lantunan syair pujian yang menggema syahdu di dalam lingkungan lapas, menciptakan suasana yang menenangkan dan menyentuh hati.
Pimpinan pondok pesantren, Dr. H. Ahmad Nawawi Abdurrauf, S.Ag., M.M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam membangun kesadaran spiritual dan akhlak para santri binaan. “Pembacaan maulid ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana memperbaiki diri dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dari sini diharapkan lahir pribadi-pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Amuntai, Gusti Iskandarsyah, turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam kutipannya, ia menyatakan, “Kegiatan keagamaan seperti pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sangat positif dalam membentuk karakter warga binaan. Kami berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.”
Selain pembacaan maulid, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kesabaran, kejujuran, dan semangat memperbaiki diri.
Kegiatan rutin Ahad ini ditutup dengan doa bersama, memohon ampunan serta keberkahan bagi seluruh peserta. Dengan adanya kegiatan ini, Ponpes At Taubah Lapas Amuntai terus berkomitmen menjadi wadah pembinaan rohani yang memberikan harapan dan perubahan positif bagi para santri binaan.

