TpA0TfOlGSG0GfO5BSMiTfA6BY==

Kakanwil Dorong Budaya Kerja Responsif dan Solutif dalam Anev Triwulan II

NarasiPublik – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2026, Rabu (15/7). Anev menjadi forum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kalimantan Selatan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menegaskan bahwa Anev bukan sekadar forum pelaporan, tetapi menjadi wadah untuk mengukur capaian, mengidentifikasi kendala, sekaligus saling berbagi praktik terbaik antar-UPT agar kualitas kinerja terus meningkat.

"Anev ini adalah ruang evaluasi sekaligus pembelajaran bersama. Setiap capaian yang baik harus menjadi inspirasi bagi UPT lainnya, sehingga pada triwulan berikutnya kita mampu menunjukkan hasil yang lebih baik daripada sebelumnya," ujar Erwedi.

Ia turut mengapresiasi capaian Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan yang berhasil meraih Terbaik I Kinerja Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga Vertikal Triwulan I Tahun 2026 dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang harus dipertahankan melalui pengelolaan anggaran yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Erwedi mengingatkan bahwa setiap satuan kerja memiliki tanggung jawab menjaga nama baik organisasi. Ia meminta seluruh jajaran terus berupaya melahirkan prestasi, atau setidaknya tidak menimbulkan permasalahan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan.

"Kalau belum mampu menyumbangkan prestasi, setidaknya jangan menyumbangkan masalah. Bangun budaya kerja yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab karena setiap tindakan kita mencerminkan wajah organisasi," tegasnya.

Lebih lanjut, Erwedi meminta para Kepala UPT memperkuat fungsi kepemimpinan melalui pelaksanaan Morning Briefing secara konsisten setiap hari kerja. Menurutnya, briefing pagi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi dan pembagian tugas, tetapi juga forum komunikasi antara pimpinan dengan jajaran untuk mengidentifikasi kendala, mengevaluasi pekerjaan, serta memastikan setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini. Ia juga mengingatkan agar setiap Kepala UPT memiliki agenda kerja harian yang terencana sebagai pedoman pelaksanaan tugas.

Selain itu, ia mendorong optimalisasi pelaksanaan program Salam Pantau, Keamanan dan Kepatuhan Kesehatan (Sapa Kasih), yakni kegiatan petugas yang secara rutin menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga binaan di blok hunian. Program tersebut dinilai penting untuk membangun komunikasi yang humanis, mengetahui kondisi warga binaan secara langsung, mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini, sekaligus memastikan layanan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan berjalan dengan baik.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan capaian kinerja masing-masing UPT yang meliputi realisasi anggaran, pelaksanaan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, ketahanan pangan, pembinaan warga binaan, layanan pemasyarakatan, hingga berbagai inovasi yang telah dilaksanakan selama Triwulan II Tahun 2026.

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, menyambut baik pelaksanaan Anev sebagai forum untuk saling belajar dan meningkatkan kualitas kinerja antarsatuan kerja. 

"Anev ini tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga refleksi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Saling berbagi pengalaman dan praktik baik, sehingga setiap UPT memiliki gambaran langkah-langkah perbaikan yang dapat diterapkan guna meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan," ujarnya.

Type above and press Enter to search.