NarasiPublik – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan memberikan penghargaan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja Semester I Tahun 2026. Penghargaan diserahkan Kepala Kanwil, Erwedi Supriyatno, pada rangkaian kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2026 di Aula Kanwil, Rabu (15/7).
Erwedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala UPT beserta jajaran yang telah memaparkan capaian kinerja selama Semester I Tahun 2026. Ia mengingatkan agar setiap satuan kerja terus menjaga konsistensi kinerja serta mengoptimalkan pelaksanaan anggaran sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala UPT dan jajaran yang telah memaparkan capaian kinerja selama Semester I Tahun 2026. Apa yang telah diraih hari ini patut disyukuri, namun jangan cepat berpuas diri. Terus pantau pelaksanaan anggaran di masing-masing UPT agar tetap optimal, tepat sasaran, dan mampu mendukung seluruh program prioritas Pemasyarakatan. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat," tegas Erwedi.
Penghargaan Kepatuhan Tata Kelola Barang Milik Negara diberikan kepada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau sebagai Terbaik I, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin Terbaik II, dan Rutan Kelas IIB Pelaihari Terbaik III. Pada kategori Realisasi Penyerapan Anggaran, penghargaan diraih Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin sebagai Terbaik I, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura Terbaik II, dan Bapas Kelas II Amuntai Terbaik III.
Pada bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik, kategori Humas UPT Terbaik diraih Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai Terbaik I, Lapas Kelas IIB Tanjung Terbaik II, dan Lapas Kelas IIA Banjarmasin Terbaik III. Sementara kategori Capaian Kerja Sama Terbanyak diberikan kepada Lapas Kelas IIA Kotabaru sebagai Terbaik I dengan 29 kerja sama, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan Terbaik II dengan 21 kerja sama, dan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura Terbaik III dengan 19 kerja sama.
Pada kategori Pemanfaatan Aplikasi SRIKANDI, penghargaan diraih Lapas Kelas IIB Banjarbaru sebagai Terbaik I, Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura Terbaik II, dan Bapas Kelas I Banjarmasin Terbaik III. Untuk kategori Pemutakhiran Data Sumber Daya Manusia, penghargaan diberikan kepada Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai Terbaik I, Lapas Kelas IIA KotabaruTerbaik II, serta Rutan Kelas IIB Tanjung Terbaik III.
Selanjutnya, kategori Capaian Kinerja Utama Pemasyarakatan diraih Bapas Kelas I Banjarmasin sebagai Terbaik I, Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura Terbaik II, dan Rutan Kelas IIB Rantau Terbaik III. Pada kategori Dapur Sehat Terbaik, penghargaan diberikan kepada Lapas Kelas IIB Banjarbaru sebagai Terbaik I, Lapas Kelas III Batulicin Terbaik II, dan Lapas Perempuan Kelas IIA MartapuraTerbaik III.
Penghargaan Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIPT) diraih Lapas Kelas IIA Kotabaru sebagai Terbaik I, Lapas Kelas IIB Tanjung Terbaik II, dan Lapas Kelas III Batulicin Terbaik III. Sementara kategori Kinerja Pengamanan Terpadu diberikan kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura sebagai Terbaik I, Rutan Kelas IIB PelaihariTerbaik II, dan Lapas Kelas III Kotabaru Terbaik III.
Pada kategori Pengendalian Overstay Terbaik, penghargaan diraih Rutan Kelas IIB Barabai sebagai Terbaik I, Rutan Kelas IIB Marabahan Terbaik II, dan Rutan Kelas IIB Rantau Terbaik III. Adapun kategori Responsivitas dan Akurasi Data Terbaik pada Portal Satu Data Pemasyarakatan diberikan kepada Lapas Kelas IIA Kotabaru sebagai Terbaik I, Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura Terbaik II, dan Lapas Kelas IIB Banjarbaru Terbaik III. Sementara kategori Balai Pemasyarakatan Paling Responsif dalam Pengiriman Data dan Laporan diraih Bapas Kelas I Banjarmasin sebagai Terbaik I, Bapas Kelas II AmuntaiTerbaik II, dan Bapas Kelas II Batulicin Terbaik III.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan untuk terus menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat.
