TpA0TfOlGSG0GfO5BSMiTfA6BY==

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Perempuan Martapura Latih Warga Binaan Membuat Kain Jumputan

  


Narasipublik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura terus memperkuat program pembinaan kemandirian melalui Pelatihan Pembuatan Kain Jumputan dengan Teknik Shibori Arashi dan Folding yang diikuti lima orang Warga Binaan, Senin (6/7). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi Warga Binaan dalam menghasilkan produk UMKM yang bernilai ekonomis.


Pelatihan yang berlangsung selama satu hari tersebut didampingi langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy, bersama Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Ida Nursanti dan dua orang staf giatja. Selain menerima materi secara daring, para peserta juga memperoleh pendampingan praktik secara langsung oleh petugas Seksi Kegiatan Kerja agar mampu menguasai teknik pembuatan kain jumputan dengan baik.


Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menegaskan bahwa pelatihan keterampilan merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam membekali Warga Binaan dengan kemampuan yang produktif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.


"Pembinaan kemandirian harus terus dikembangkan melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dan memiliki nilai ekonomi. Kami berharap keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kreativitas Warga Binaan, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun usaha yang mandiri setelah mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Evi.


Salah seorang peserta pelatihan, Herda, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru.


"Pelatihan ini sangat menarik bagi saya karena mendapat ilmu baru yang sangat berguna untuk saya setelah bebas nanti. Saya berharap keterampilan ini dapat saya manfaatkan untuk membuka usaha dan membantu perekonomian keluarga," ungkap Herda.


Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Martapura terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan mampu melahirkan produk-produk UMKM hasil karya Warga Binaan sekaligus menjadi bekal kemandirian untuk mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial.




- LPP Martapura 

Type above and press Enter to search.