Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya

  


Narasipublik — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui berbagai program yang mendukung pengembangan potensi dan keterampilan. Kali ini, Lapas Perempuan Martapura menjalin koordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar untuk membahas rencana kerja sama pelatihan seni dan budaya bagi warga binaan.


Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (22/9) di Kantor Disbudporapar Kabupaten Banjar. Pertemuan dihadiri oleh Kasi Binadik Lapas Perempuan Martapura, Rose Mery Kusuma Dewi, bersama Kasubsi Bimkemaswat, Suhandin, serta jajaran Disbudporapar Kabupaten Banjar.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana program, materi pelatihan, serta jadwal pelaksanaan kegiatan yang nantinya diberikan kepada warga binaan. Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri melalui seni dan budaya.


Rose Mery menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan salah satu bentuk penguatan pembinaan kepribadian dan keterampilan bagi warga binaan.


“Kami ingin warga binaan tidak hanya dibina dari segi spiritual dan keterampilan kerja, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan potensi melalui seni dan budaya. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah,” ujarnya.


Pihak Disbudporapar Kabupaten Banjar menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan, baik melalui tenaga pelatih maupun materi seni dan budaya yang sesuai dengan kebutuhan warga binaan.


“Kami siap membantu memberikan pelatihan seni dan budaya bagi warga binaan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pelestarian dan pengembangan budaya daerah sekaligus menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat,” ujar perwakilan Disbudporapar Kabupaten Banjar.


Adapun beberapa jenis pelatihan yang direncanakan meliputi seni tari tradisional, seni musik, kerajinan tangan, serta kegiatan seni dan budaya lainnya yang disesuaikan dengan minat dan potensi warga binaan. Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara berkala berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.


Dalam pelaksanaannya, Lapas Perempuan Martapura akan mendukung penyediaan tempat, sarana dan prasarana, serta pengawasan selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, Disbudporapar Kabupaten Banjar akan mendukung penyediaan tenaga pelatih dan materi pelatihan.


Melalui kerja sama ini, Lapas Perempuan Martapura berharap pembinaan seni dan budaya dapat menjadi wadah bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan keterampilan, serta memperoleh pengalaman positif yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.




- LPP Martapura 

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya
  • Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya
  • Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya
  • Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya
  • Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya
  • Dorong Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Martapura Siapkan Pelatihan Seni dan Budaya