TpA0TfOlGSG0GfO5BSMiTfA6BY==

Lapas Amuntai dan Desa Kaludan Kecil Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Pengolahan Lahan Pertanian

NarasiPublik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui koordinasi bersama Pemerintah Desa dan warga Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (04/09).

Bertempat di Kantor Desa Kaludan Kecil, kegiatan koordinasi membahas rencana pengelolaan dan pemanfaatan lahan milik Lapas Amuntai untuk mendukung sektor pertanian. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Desa Kaludan Kecil akan menjadi desa binaan Lapas Amuntai dalam pelaksanaan program pengelolaan lahan pertanian.

Melalui kerja sama tersebut, warga Desa Kaludan Kecil akan dilibatkan secara aktif dalam pengolahan lahan milik Lapas Amuntai dengan luas kurang lebih 3 hektare. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Lapas Amuntai dengan masyarakat sekitar dalam mengoptimalkan potensi sumber daya yang tersedia. Keterlibatan warga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam pengelolaan lahan, tetapi juga dapat membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Selain mendukung ketahanan pangan, sinergi ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Lapas Amuntai dengan masyarakat. Kolaborasi yang dibangun juga menjadi wujud komitmen Lapas Amuntai untuk hadir dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Kalapas Kelas IIB Amuntai menyampaikan bahwa pengelolaan lahan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Amuntai dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat.

“Pemanfaatan lahan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun dalam memberdayakan masyarakat Desa Kaludan Kecil. Kami ingin program ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya Desa Kaludan Kecil sebagai desa binaan, Lapas Amuntai berharap kerja sama yang terjalin dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Pengelolaan lahan seluas 3 hektare tersebut diharapkan mampu menghasilkan produktivitas pertanian yang optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan.

Melalui kolaborasi antara Lapas Amuntai, Pemerintah Desa Kaludan Kecil, dan masyarakat, diharapkan program ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan kemandirian pangan sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Type above and press Enter to search.