Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu

 


Narasipublik — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura terus memperkuat pelaksanaan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui koordinasi dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Kerja sama ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan pembinaan spiritual bagi warga binaan yang beragama Hindu.


Koordinasi dilaksanakan pada Selasa (22/9) di Pura Jagatnatha Suryanata, Banjarbaru. Pertemuan tersebut dihadiri Kasi Binadik Rose Mery Kusuma Dewi dan Kasubsi Bimkemaswat Suhandini dari Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, serta perwakilan PHDI I Gede Suardika.


Pertemuan membahas rencana pelaksanaan pembinaan keagamaan, mulai dari jadwal kegiatan, materi pembinaan, hingga mekanisme pelaksanaan di lingkungan Lapas. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang diberikan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan warga binaan.


Rose Mery Kusuma Dewi menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian diberikan kepada seluruh warga binaan tanpa membedakan latar belakang agama.


“Pembinaan kepribadian ini kami lakukan agar seluruh warga binaan, termasuk yang beragama Hindu, mendapatkan hak pembinaan spiritual yang layak. Kami menggandeng PHDI sebagai mitra keagamaan yang kompeten di bidangnya,” ujarnya.


Menurutnya, pembinaan di Lapas tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mencakup pembentukan mental, moral, dan spiritual. Aspek tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan agar warga binaan memiliki bekal yang lebih baik ketika kembali ke lingkungan masyarakat.


Menanggapi hal tersebut, I Gede Suardika menyampaikan kesiapan PHDI untuk mendukung pelaksanaan pembinaan rohani bagi warga binaan Hindu. Bentuk kegiatan yang direncanakan antara lain ceramah keagamaan, bimbingan spiritual, dan persembahyangan bersama yang dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kesepakatan.


“Kami siap membantu memberikan pembinaan rohani bagi warga binaan Hindu. Harapannya, mereka dapat memperkuat nilai-nilai spiritual dan memperbaiki diri selama menjalani masa pidana,” ungkapnya.


Dalam pelaksanaannya, Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura akan menyediakan fasilitas serta memastikan kegiatan berlangsung sesuai dengan ketentuan keamanan dan tata tertib yang berlaku. Sementara itu, PHDI berperan dalam penyediaan pembina serta materi keagamaan. Pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala untuk melihat efektivitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan warga binaan.


Melalui koordinasi dengan PHDI, Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura berkomitmen memperkuat pembinaan kepribadian yang inklusif dan berkelanjutan. Pembinaan spiritual diharapkan dapat membantu warga binaan mengembangkan nilai-nilai positif sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.




- LPP Martapura 

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu
  • Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu
  • Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu
  • Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu
  • Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu
  • Lapas Perempuan Martapura Jalin Sinergi dengan PHDI untuk Pembinaan Warga Binaan Hindu