Semarakkan Hari Santri, Lapas Amuntai Gelar Perayaan dengan Persembahan Habsyi
NarasiPublik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai menyelenggarakan perayaan Hari Santri sebagai bentuk apresiasi terhadap peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat pendidikan agama, serta menanamkan akhlak mulia. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat religius dan mempererat kebersamaan di lingkungan Lapas, sekaligus mendukung pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan.
Perayaan Hari Santri berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran santri dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam menyebarkan ilmu agama, menjaga persatuan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan selama menjalani masa pembinaan.
Salah satu rangkaian kegiatan yang menambah kemeriahan perayaan adalah persembahan habsyi dari para santri. Lantunan shalawat yang dibawakan menciptakan suasana religius sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Penampilan ini juga menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan bakat dalam seni islami serta menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana positif untuk membangun kebersamaan dan memperkuat spiritualitas.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa perayaan Hari Santri memiliki makna penting dalam mendukung pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai keagamaan. “Melalui peringatan Hari Santri ini, kami berharap semangat para santri dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai agama dapat menjadi teladan bagi warga binaan. Kami ingin menjadikan kegiatan keagamaan sebagai salah satu sarana untuk mendorong perubahan diri ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Lapas Kelas IIB Amuntai terhadap pengembangan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Keterlibatan para santri dalam persembahan habsyi turut memberikan warna positif dalam kegiatan, sekaligus memperkuat hubungan kebersamaan dan menumbuhkan semangat untuk terus mendalami ajaran agama. Nilai-nilai kedisiplinan, ketulusan, dan kepedulian yang terkandung dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui perayaan Hari Santri ini, Lapas Kelas IIB Amuntai berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keimanan, pembentukan karakter, dan pengembangan potensi warga binaan. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
