NarasiPublik – Dalam rangka mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba serta mendukung komitmen Pemasyarakatan Bersinar (Bersih dari Narkoba), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu melaksanakan kegiatan tes urine kepada seluruh pegawai, bertempat di lingkungan Lapas Kelas IIA Palu, Kamis (8/1).
Kegiatan tes urine ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, pejabat struktural, seluruh pegawai staf, petugas jaga, Serta Warga Binaan Lapas Kelas IIA Palu. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh tanpa terkecuali sebagai bentuk komitmen dan keteladanan pimpinan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk menjaga integritas dan profesionalisme seluruh jajaran pemasyarakatan.
“Tes urine ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh pegawai Lapas Palu bersih dari narkoba. Lingkungan kerja yang bebas narkoba menjadi syarat utama dalam memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” tegas Makmur.
Lebih lanjut, Makmur menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Palu dinyatakan negatif narkoba. Namun demikian, pihaknya menegaskan tidak akan mentolerir apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran serupa.
“Kami akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku apabila terdapat pegawai yang terbukti menyalahgunakan narkoba. Pencegahan dan penindakan akan terus berjalan seiring,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIA Palu. Menurutnya, tes urine merupakan bagian penting dari penguatan pengawasan internal dan upaya membangun budaya kerja yang bersih dan profesional.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan tes urine di Lapas Palu yang melibatkan seluruh pegawai tanpa pengecualian. Ini menunjukkan keseriusan pimpinan dan jajaran dalam mendukung program Pemasyarakatan Bersinar serta menjaga marwah institusi,” ujar Bagus Kurniawan.
Ia juga menegaskan bahwa Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah akan terus mendorong seluruh UPT Pemasyarakatan untuk secara konsisten melakukan langkah-langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Pemasyarakatan harus menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba, dimulai dari internal. Integritas pegawai adalah kunci utama keberhasilan tugas pemasyarakatan,” pungkasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Palu menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba demi mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang optimal.
