NarasiPublik — Lapas Kelas IIB Amuntai melalui Subseksi Kegiatan Kerja (Giatja) terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia dengan menggelar panen kangkung. Dari kegiatan tersebut, berhasil diperoleh hasil panen sebanyak 21 kilogram kangkung segar
Panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Proses budidaya dilakukan secara terarah dan berkelanjutan, mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen, di bawah pendampingan petugas.
Kepala Lapas menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata bahwa lahan di lingkungan Lapas dapat dimanfaatkan secara produktif. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga memberikan keterampilan praktis kepada WBP di bidang pertanian serta menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama.
Ke depan, Subsi Giatja akan terus mengembangkan program pembinaan berbasis pertanian sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan memberikan bekal positif bagi WBP sebelum kembali ke tengah masyarakat.
