Narasipublik — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Perempuan Martapura menggelar kegiatan Apel Bersih Bersama yang dilanjutkan dengan razia blok hunian serta tes urin petugas dan Warga Binaan pada hari Jumat (08/05). Kegiatan ini merupakan upaya pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan guna memperkuat integritas institusi. Langkah ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari Polresta Kabupaten Banjar, Kodim 1006 Kabupaten Banjar, hingga BNN Kota Banjarbaru untuk memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif melalui pengawasan lintas instansi yang ketat.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk transparansi dan ketegasan dalam menjaga keamanan.
"Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata kita untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkoba maupun barang ilegal lainnya. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran di dalam Lapas," tegas Evi Loliancy.
Pihak kepolisian yang turut mendampingi jalannya razia memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Brigadir Ery Eska menyatakan pentingnya konsistensi dalam pengawasan blok hunian agar tidak ada celah bagi penyelundupan barang-barang dilarang.
"Kegiatan hari ini diharapkan dapat dijadikan kegiatan rutin sebagai pencegahan barang ilegal untuk masuk ke dalam Lapas," ujar Brigadir Ery Eska.
Kegiatan penggeledahan blok hunian berlangsung dengan tertib dan lancar. Agenda dilanjutkan dengan tes urine terhadap 50 Warga Binaan dan 15 petugas melalui kerja sama dengan BNN Kota Banjarbaru. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif, yang menunjukkan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari apel pagi, penggeledahan blok hunian, hingga pemeriksaan tes urin bagi petugas dan warga binaan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti.
- LPP Martapura
