Narasipublik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian berbasis keagamaan melalui Maulid Habsyi bagi warga binaan di Masjid At Taubah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan di lingkungan Lapas, Kamis (25/06/2026).
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual untuk menumbuhkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta membangun karakter positif warga binaan selama menjalani masa pidana.
Sejumlah warga binaan mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka melantunkan shalawat Maulid Habsyi secara bersama-sama di Masjid At Taubah dalam suasana yang tenang dan religius. Petugas Lapas turut melakukan pengawasan dan pendampingan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Maulid Habsyi ini juga menjadi implementasi dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam penguatan pembinaan kepribadian berbasis mental dan spiritual, yang tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral warga binaan.
Staf Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Ardian, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan ini memberikan dampak positif dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kegiatan Maulid Habsyi ini menjadi sarana pembinaan rohani yang mampu menghadirkan ketenangan batin sekaligus memperkuat kebersamaan di antara warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus menumbuhkan kesadaran spiritual serta menjadi bekal positif bagi mereka dalam menjalani proses pembinaan,” ujar Ardian.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada penguatan karakter serta spiritual warga binaan. Dengan pembinaan keagamaan yang konsisten, diharapkan warga binaan mampu menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak, dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat secara positif.
