Narasipublik – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau mengikuti kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) Fitur Watkesrehab Penanggulangan Penyakit Menular pada kegiatan Skrining Tuberkulosis (TBC) dengan Rontgen secara virtual, Kamis (02/07). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, bersama Dokter Rutan Rantau, Ruthita Pilienda Tarigan, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan sistem pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Sosialisasi tersebut membahas optimalisasi pemanfaatan fitur Watkesrehab pada SDP sebagai sarana pencatatan, pemantauan, serta pelaporan layanan kesehatan, khususnya dalam pelaksanaan skrining TBC menggunakan pemeriksaan rontgen. Melalui kegiatan ini, jajaran pemasyarakatan diharapkan semakin memahami mekanisme penginputan data yang akurat, terintegrasi, dan sesuai standar sehingga proses deteksi dini penyakit menular dapat berjalan lebih efektif dan mendukung kebijakan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas dalam penyelenggaraan pembinaan di Rutan Rantau. "Kesehatan warga binaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan. Dengan mengikuti sosialisasi ini, kami berharap seluruh jajaran mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi melalui SDP sehingga pelaksanaan skrining TBC dan pengelolaan data kesehatan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan akuntabel," ujar Renaldi.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap fitur Watkesrehab menjadi langkah penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang semakin profesional. "Optimalisasi SDP akan mempermudah proses pencatatan, monitoring, hingga pelaporan hasil skrining TBC. Hal ini tentu akan meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan Rutan Rantau," jelas Darmawan.
Dokter Rutan Rantau, Ruthita Pilienda Tarigan, menambahkan bahwa skrining TBC dengan rontgen merupakan salah satu langkah strategis dalam mendeteksi penyakit secara dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. "Melalui pemanfaatan fitur Watkesrehab, data hasil skrining dapat terdokumentasi secara sistematis sehingga memudahkan tindak lanjut medis dan pemantauan kondisi kesehatan warga binaan. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, profesional, dan berkelanjutan," ungkap Ruthita. Dengan keikutsertaan dalam sosialisasi ini, Rutan Kelas IIB Rantau semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, berbasis digital, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari penyebaran penyakit menular.
