TpA0TfOlGSG0GfO5BSMiTfA6BY==

Asah Keterampilan Otomotif, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Pelajari Body Repair di Bengkel Laskarin


Narasipublik – Melalui pembinaan kemandirian di Bengkel Laskarin, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan membekali warga binaan dengan keterampilan kerja. Dalam kegiatan body repair, warga binaan mengasah kemampuan teknis, ketelitian, dan tanggung jawab sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat, Selasa (18/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan terlibat langsung dalam proses perbaikan dan perawatan bagian bodi kendaraan dengan didampingi serta diawasi petugas dari Seksi Kegiatan Kerja. Pendampingan diberikan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai prosedur sekaligus memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar melalui praktik secara langsung.

Kegiatan body repair tidak sekadar memberikan aktivitas produktif bagi warga binaan, tetapi menjadi bagian dari proses menyiapkan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat. Melalui praktik langsung, warga binaan dilatih mengembangkan kemampuan teknis, ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan secara bertahap hingga menghasilkan pekerjaan yang baik.

Petugas Seksi Kegiatan Kerja, Muhammad Fajeri, mengatakan pendampingan dilakukan agar warga binaan dapat memahami setiap proses pekerjaan sekaligus terbiasa bekerja dengan memperhatikan ketelitian dan keselamatan.

“Kami mendampingi dan mengawasi setiap proses agar warga binaan dapat belajar dengan baik, mulai dari memahami pekerjaan, menggunakan peralatan, hingga menyelesaikan perbaikan dengan teliti. Harapannya, keterampilan yang mereka dapatkan di Bengkel Laskarin bisa menjadi bekal yang berguna setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan kemandirian seperti body repair juga memberikan pengalaman kerja yang dapat membantu warga binaan mengenali potensi diri. Dengan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan, keterampilan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi kemampuan yang bernilai dan produktif.

Salah satu warga binaan berinisial GL mengaku senang dapat mengikuti kegiatan body repair. Ia menilai pembelajaran melalui praktik langsung membuat dirinya lebih memahami teknik perbaikan bodi kendaraan sekaligus melatih kesabaran dan ketelitian dalam menyelesaikan pekerjaan.

“Di sini saya bisa belajar keterampilan yang sebelumnya belum terlalu saya pahami. Setiap proses harus dilakukan dengan teliti supaya hasilnya baik. Saya berharap keterampilan ini bisa menjadi bekal dan nantinya dapat saya gunakan untuk bekerja ketika sudah kembali ke masyarakat,” tutur GL.

Melalui pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus membuka ruang bagi warga binaan untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kompetensi. Bengkel Laskarin menjadi salah satu wadah pembinaan yang mengarahkan waktu pembinaan menjadi pengalaman belajar dan bekerja yang produktif.

Upaya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri warga binaan sekaligus mempersiapkan mereka agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan sebagai peluang kerja maupun usaha mandiri. Dengan demikian, pembinaan yang diberikan tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kesiapan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif, mandiri, dan bertanggung jawab setelah kembali ke tengah masyarakat.

Type above and press Enter to search.