Narasipublik – Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura mengikuti pengajian bersama Kementerian Agama Kabupaten Banjar di Musala Lapas, Senin (03/08). Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang hablum minannas atau hubungan antarsesama manusia dalam ajaran Islam sebagai bekal membentuk akhlak yang mulia.
Pengajian diisi oleh penyuluh agama Kementerian Agama Kabupaten Banjar, Suri Hastuti Farhatun dan Miftahul Jannah, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama melalui perkataan yang santun, saling menghormati, saling menolong tanpa pamrih, saling memaafkan, serta mempererat silaturahmi dan persaudaraan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Perempuan Martapura, Rose Mery, menjelaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki kepribadian yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.
"Melalui pengajian ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya hablum minannas sebagai landasan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal saat kembali ke masyarakat," jelas Rose.
Salah seorang warga binaan berinisial F mengaku bersyukur dapat mengikuti pengajian tersebut.
"Saya jadi lebih memahami tentang hubungan antarsesama manusia dalam akidah Islam. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus memperbaiki diri serta menjaga hubungan baik dengan orang lain," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Martapura terus berkomitmen menghadirkan pembinaan kepribadian yang berkesinambungan melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Banjar, sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta implementasi nilai-nilai PRIMA dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
- LPP Martapura
