Lapas Tenggarong Pasarkan Keripik Pisang NAHLOK Hingga ke Mancanegara
Narasipublik — Produk unggulan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) PASTARUNG Lapas Kelas IIA Tenggarong, Keripik Pisang NAHLOK, berhasil mencuri perhatian pengunjung dalam Ekspo Produk Penjara Se-Borneo yang digelar di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Kehadiran produk hasil pembinaan warga binaan ini menjadi bukti bahwa karya dari balik proses pemasyarakatan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, hingga ke tingkat internasional.
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya pembelian Keripik Pisang NAHLOK selama kegiatan ekspo berlangsung. Cita rasa yang ditawarkan serta kualitas produk menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang hadir. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan SAE PASTARUNG kepada masyarakat mancanegara dan memperluas peluang pemasaran hasil karya warga binaan.
Apresiasi turut disampaikan oleh Pemangku Pegawai Pemerintah Wanita, Ibu Puan Salwa. Ia menilai bahwa Keripik Pisang NAHLOK, sebagai hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIA Tenggarong, memiliki kualitas yang layak untuk dipasarkan secara lebih luas, baik di pasar Indonesia maupun mancanegara.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan positif bagi Lapas Kelas IIA Tenggarong untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada kualitas. Melalui SAE PASTARUNG, warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga diberikan ruang untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi yang mampu bersaing di tengah masyarakat.
Partisipasi dalam ekspo ini juga menegaskan bahwa pembinaan di dalam pemasyarakatan bukan sekadar proses menjalani masa pidana, melainkan kesempatan untuk membangun kemampuan, menumbuhkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Dari SAE PASTARUNG untuk pasar dunia. Keripik Pisang NAHLOK menjadi salah satu wujud nyata bahwa di balik proses pembinaan, terdapat potensi, kreativitas, dan harapan yang terus tumbuh. Langkah ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.
Baca Juga:
