TpA0TfOlGSG0GfO5BSMiTfA6BY==

Warga Binaan Perempuan Lapas Amuntai Perdalam Pemahaman Istinja Melalui Pembinaan Keagamaan di Ponpes At-Taubah

NarasiPublik – Upaya meningkatkan pemahaman keagamaan warga binaan terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai melalui berbagai program pembinaan spiritual. Salah satunya melalui kegiatan pembelajaran mengenai istinja yang dilaksanakan di Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Amuntai, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh warga binaan perempuan tersebut menghadirkan pengajar dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai narasumber. Dalam pembelajaran tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai tata cara bersuci yang benar sesuai syariat Islam, khususnya setelah buang air besar maupun buang air kecil, sebagai bagian dari dasar-dasar ibadah yang wajib dipahami oleh setiap muslim.

Dengan metode penyampaian yang interaktif dan mudah dipahami, para warga binaan tampak antusias mengikuti materi serta aktif mengajukan pertanyaan terkait praktik istinja yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus membentuk kebiasaan hidup bersih yang sesuai dengan ajaran agama.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.

“Melalui pembelajaran dasar-dasar agama seperti istinja ini, kami berharap warga binaan dapat memperbaiki kualitas ibadah dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan keagamaan menjadi bekal penting bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Gusti Iskandarsyah.

Sementara itu, salah seorang pengajar dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara menjelaskan bahwa pemahaman mengenai thaharah atau bersuci merupakan pondasi penting dalam pelaksanaan ibadah.

“Istinja adalah bagian dari thaharah yang menjadi syarat sah berbagai ibadah, khususnya salat. Karena itu, pemahaman dan praktik yang benar perlu terus ditanamkan agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan agama,” jelasnya.

Melalui kegiatan pembinaan yang rutin dilaksanakan di Pondok Pesantren At-Taubah, Lapas Amuntai terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian kepada warga binaan sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Type above and press Enter to search.