NarasiPublik – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Selatan, Sentot Adi Dharmawan, di Banjarbaru, Kamis (9/7). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dalam mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
"Pemasyarakatan membutuhkan kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Binda, untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Dengan koordinasi dan pertukaran informasi yang baik, kita dapat menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan secara optimal," ujar Erwedi.
Tak hanya itu, kedua belah pihak juga membahas peluang kerja sama dalam mendukung program deradikalisasi, pembinaan wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai nasionalisme bagi warga binaan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, sekaligus mendukung keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
"Kami sepakat memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi strategis sebagai langkah deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Sinergi ini menjadi kunci untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga proses pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal," tambahnya.
Selain membahas aspek keamanan, Erwedi turut memaparkan berbagai program strategis Ditjenpas yang tengah dijalankan di Kalimantan Selatan, mulai dari peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, penguatan keamanan dan ketertiban, hingga kesiapan jajaran dalam mendukung implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.
Sementara itu, Sentot Adi Dharmawan, menyambut baik kehadiran jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat hubungan kelembagaan dengan jajaran Pemasyarakatan.
"Binda Kalimantan Selatan siap memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi strategis bersama jajaran Pemasyarakatan. Sinergi ini penting untuk mendukung deteksi dini serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, sehingga situasi yang aman dan kondusif dapat terus terjaga," tegas Sentot.
Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kepala Lapas Kelas IIB Banjarbaru, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.
