TpA0TfOlGSG0GfO5BSMiTfA6BY==

Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Bazar Kemenkum Sulteng Angkat Potensi UMKM Kota Palu

NarasiPublik – Semarak Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 di Kota Palu turut menjadi momentum untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Bazar UMKM yang dirangkaikan dengan Fun Walk Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Minggu (9/8/2026).

Bazar UMKM yang digelar di kawasan Lapangan Vatulemo Kota Palu tersebut menghadirkan berbagai produk usaha masyarakat. Kehadiran bazar memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, berinteraksi langsung dengan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran.

Rangkaian kegiatan tersebut diikuti ratusan masyarakat Kota Palu serta jajaran Kementerian Hukum dan mitra kerja terkait. Tingginya antusiasme peserta membuat area kegiatan tidak hanya menjadi ruang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, mengatakan bahwa pelibatan UMKM dalam rangkaian Hari Pengayoman merupakan bagian dari semangat menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kita ingin peringatan Hari Pengayoman tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ada manfaat ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Karena itu, kami memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir,” ujar Rakhmat.

Menurutnya, pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Dukungan terhadap UMKM perlu dilakukan secara bersama-sama melalui berbagai ruang promosi dan kolaborasi.

“UMKM adalah bagian penting dari kekuatan ekonomi masyarakat. Ketika kita memberikan ruang promosi, memperluas jejaring dan membuka akses pasar, kita turut membantu mereka untuk berkembang. Semangat inilah yang ingin kita hadirkan dalam kegiatan Hari Pengayoman tahun ini,” jelasnya.

Selain menjadi ruang pemasaran, bazar UMKM juga menjadi sarana memperkenalkan keberagaman produk lokal kepada masyarakat yang mengikuti Fun Walk. Produk yang ditawarkan menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif yang tumbuh dan berkembang di Kota Palu dan Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan berbagai mitra kerja. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan UMKM.

Rakhmat menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sulteng juga memiliki peran dalam memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pentingnya aspek hukum dalam pengembangan bisnis, termasuk perlindungan Kekayaan Intelektual.

“Pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan ruang untuk berjualan, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai aspek hukum usahanya. Karena itu, kami hadirkan pula layanan Kekayaan Intelektual agar pelaku usaha semakin memahami pentingnya melindungi merek, karya dan inovasi yang mereka miliki,” ungkapnya.

Dengan perpaduan antara olahraga, layanan publik dan pemberdayaan UMKM, peringatan Hari Pengayoman ke-81 diharapkan mampu menjadi momentum yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi ruang bertemunya masyarakat, pemerintah dan pelaku usaha dalam suasana yang positif. Kita ingin semangat Pengayoman benar-benar terasa melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat dan memberikan dampak,” pungkas Rakhmat.

Bazar UMKM dalam rangkaian Fun Walk Hari Pengayoman ke-81 menjadi salah satu bentuk komitmen Kanwil Kemenkum Sulteng untuk terus membangun kolaborasi dan menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Type above and press Enter to search.