Asah Kreativitas WBP, Lapas Narkotika Karang Intan Gelar Pembelajaran Seni Budaya Paket C
Narasipublik – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendorong warga binaan mengembangkan pengetahuan dan potensi diri melalui pendidikan kesetaraan. Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, Lapas memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengikuti kegiatan belajar selama menjalani masa pidana. Pada Senin (2/11/2026), warga binaan mengikuti pembelajaran mata pelajaran Seni Budaya di Ruang Kunjungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
Pada pertemuan kali ini, pembelajaran membahas apresiasi seni pertunjukan sebagai kelanjutan dari materi drama teater. Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Nurbaiti, bertindak sebagai tutor melalui PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan. Ia mengenalkan berbagai bentuk seni pertunjukan, seperti seni musik dan seni tari, beserta unsur-unsur yang membentuk sebuah pertunjukan. Materi tersebut memberikan wawasan kepada warga binaan tentang keberagaman seni sekaligus cara memahami dan menghargai karya seni.
Untuk membantu peserta memahami materi, Nurbaiti mengajak warga binaan berinteraksi melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Warga binaan menyimak penjelasan, mengajukan pertanyaan, serta menyampaikan pendapat berdasarkan pemahaman masing-masing. Keaktifan peserta dalam pembelajaran tersebut memberikan kesempatan untuk melatih keberanian berbicara, mengembangkan kemampuan berpikir, dan membangun kepercayaan diri.
Nurbaiti menyampaikan bahwa pembelajaran Seni Budaya tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengenali dan mengembangkan kemampuan diri melalui kegiatan yang positif.
“Melalui pembelajaran Seni Budaya, kami ingin warga binaan tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menghargai karya seni, mengembangkan kreativitas, dan berani menyampaikan gagasan. Saya berharap pengetahuan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan diri dan melakukan kegiatan positif, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Nurbaiti.
Pengalaman belajar tersebut juga memberikan kesan positif bagi warga binaan. Salah seorang peserta berinisial MR mengaku senang karena pembelajaran memberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan bertukar pendapat dengan tutor maupun peserta lainnya.
“Pembelajaran ini membuat kami mendapatkan pengetahuan baru tentang seni. Kami bisa bertanya, menyampaikan pendapat, dan saling bertukar pemahaman dengan teman-teman. Kegiatan seperti ini membuat proses belajar lebih menarik dan membantu kami lebih percaya diri dalam mengungkapkan apa yang kami pikirkan,” tutur MR.
Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperoleh pengetahuan dan mengembangkan kemampuan diri. Pembelajaran Seni Budaya menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan, mengasah kreativitas, serta melatih kemampuan berkomunikasi dan menghargai perbedaan pendapat.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berharap kesempatan pendidikan ini dapat mendorong warga binaan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri. Pengetahuan serta kemampuan yang mereka peroleh diharapkan menjadi bekal positif untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih baik dan berperan aktif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Baca Juga:
